Temperature Traffic, Apa Itu ?

Ketika mulai berjualan online, hal utama yang perlu dilakukan adalah bukan fokus kepada penjualan, tetapi berapa jumlah traffic yang masuk.

Fokus dulu memikirkan bagaimana caranya kita mendatangkan traffic sebanyak-banyaknya. 

Traffic adalah jumlah banyaknya orang yang melihat postingan maupun yang mengunjungi website Anda. Tanpa traffic segala sesuatu yang Anda tawarkan akan menjadi sia-sia.

Ibaratnya Anda memiliki sebuah toko yang mempunyai dekorasi yang sangat menarik serta produk yang dipajang dan siap dijual namun sepi traffic. Banyaknya Traffic disini bertujuan untuk mendatangkan calon pembeli produk yang Anda jual.

Ada 2 jenis traffic, yaitu traffic gratis dan traffic berbayar.

Contoh traffic gratisan adalah dari search engine seperti Google. Untuk memanfaatkan search engine sebagai sumber traffic, Anda harus mempelajari teknik SEO.

SEO adalah sebuah teknik dalam internet marketing yang bertujuan membuat website Anda berada di halaman 1 mesin pencari.

Website yang berada di halaman 1 mesin pencari memiliki peluang lebih besar untuk dikunjungi, semakin banyak pengunjung makan semakin banyak lead/prospek yang masuk dan semakin banyak prospek yang masuk maka akan semakin besar pula peluang yang membeli produk Anda.

Contoh traffic berbayar yaitu Facebook Ads, ini merupakan fitur yang disediakan oleh facebook bagi penggunanya. Selain Facebook Ads, ada satu traffic berbayar yang banyak digunakan, yaitu Google Adwords.

Mana yang lebih bagus, apakah traffic gratisan atau traffic berbayar ?

Dua-duanya bagus, lebih bagus lagi jika Anda bisa menggunakan 2 jenis traffic ini.

Sebelum mulai mencari traffic ada 1 hal yang perlu Anda pahami, Anda harus mengerti siapa yang akan melihat produk Anda, apalagi jika Anda akan mendatangkan traffic dengan Facebook Ads.

Dalam dunia internet marketing ada 3 jenis temperature traffic yaitu cold traffic, warm traffic dan hot traffic. Beda temperature traffic, beda juga konten yang akan kita tampilkan ke mereka.

Mari kita bahas satu per satu.

1. COLD TRAFFIC

Ini adalah sebuah istilah bagi mereka yang belum tahu apalagi tertarik dengan produk kita. Di fase ini, market belum mengetahui tentang produk kita sama sekali. Di fase ini, sangat tidak disarankan Anda langsung menawarkan sebuah produk kepada mereka. Di fase ini kita hanya perlu memperkenalkan diri dulu untuk saling kenal.

Aktifitas utama dalam tahap ini adalah membangun awareness market atas produk. Sebuah pekerjaan yang membuat pasar mengetahui siapa kita dan apa produk yang ingin kita jual.

 

2. WARM TRAFFIC

Di fase ini sebagian dari Cold Traffic mulai bergerak menjadi Warm Traffic, dari yang semula dingin mulai menjadi hangat. Market mulai mengenal Anda dan produk apa yang Anda tawarkan serta berbagai benefit dan informasi pendukung lainnya.

Di fase ini, komunikasi dengan market akan terjalin lebih terbuka dan intens. Market akan mulai bertanya-tanya mengenai produk Anda. Misal harga, spesifikasi sampai dengan kualitas.

 

3. HOT TRAFFIC

Setelah Warm Traffic yang terus menerus mendapatkan edukasi, besar kemungkinan mereka akan menjadi Hot Traffic, yaitu bagian market yang siap membeli produk kita dengan senang hati.

Hot market merupakan bagian dari target pasar yang sudah memutuskan untuk membeli produk atau jasa kita. Mereka mulai memahami bahwa produk yang kita jual memang layak mereka beli.

3 jenis traffic ini perlu Anda ketahui, supaya Anda paham bagaimana cara melakukan promosi yang efektif nanti. Jangan sampai Anda menggunakan strategi promosi ke traffic yang salah, karena hasilnya tidak akan maksimal.

Perlu Anda ketahui bahwa ini bukanlah proses yang instan, keadaan sebenarnya proses ini membutuhkan waktu yang lama. Tergantung seberapa tekun Anda !

Besok saya akan membahas tentang funneling untuk toko online. Ini salah satu ilmu wajib yang harus Anda ketahui jika ingin menjual sesuatu melalui online.

Jadi, simak info dari saya besok yaa.