DAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR BISNIS & MARKETING MELALUI EMAIL

5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Dalam Pemasaran dan Harus Anda Hindari

kesalahan dalam pemasaran

Strategi pemasaran tidak hanya digunakan oleh pemilik usaha untuk mengejar prospek yang tepat, tetapi juga akan membuat semua orang memahami tentang perusahaan Anda, produk Anda atau layanan Anda, setidaknya jika itu benar dikembangkan dan dilakukan dengan benar.

Kesalahan pemasaran ternyata juga bisa menjadikan hal yang sebaliknya dan mungkin mengakibatkan bencana, merugikan bisnis Anda dan menyebabkan banyak potensi pendapatan yang hilang dan pengeluaran biaya tak terduga lainnya.

Bagi Anda pengusaha, pelajari daftar lima kesalahan yang umumnya dibuat dalam pemasaran dan bagaimana Anda dapat menghindarinya berikut ini:

Kurangnya Penelitian dan Tes Pasar

Riset pasar dan pengujian sangat penting karena riset ini dapat menentukan arah dan menilai kinerja dari setiap upaya pemasaran Anda. Riset dan survey pasar bisa digunakan untuk melihat apa yang diinginkan pelanggan atau klien potensial Anda dari perusahaan Anda. Selalu pastikan Anda telah melakukan uji tuntas ketika menguji berbagai penawaran produk, harga, dan paket Anda, kemudian dapatkan masukan dari pelanggan Anda untuk melihat bagaimana mereka bereaksi terhadap penawaran tersebut.

Fokus dan Positioning yang Tidak Tepat

Jangan sampai strategi pemasaran mengabaikan kesadaran merek dalam prosesnya. Buat pemasaran yang bisa menuntut tanggapan langsung dari penerima. Fokus yang tidak tepat dan positioning yang salah harus dapat dihindari dengan mengikuti tahapan strategi pemasaran yang tepat.

Pemasaran Tanpa Produk Unik/Unggulan

Produk unik/unggulan Anda adalah senjata Anda yang akan memisahkan Anda dari kompetisi. Produk seperti ini harus digunakan di setiap bagian materi pemasaran. Pikirkan produk unik Anda sebagai landasan filosofis dari bisnis Anda. Jangan memasarkan tanpa itu!

Gagal Menangkap Pelanggan Repeat Order

Perlu diingat bahwa 80 persen bisnis Anda berasal dari pelanggan yang sudah ada dan 20 persen adalah hasil dari pelanggan baru yang Anda tarik. Gagal menjual kembali ke basis pelanggan Anda saat ini bisa memiliki efek yang merugikan pada keuntungan Anda. Ini akan membebani Anda lima kali lipat biaya untuk dijual ke pelanggan baru daripada menjual ke pelanggan yang sudah ada.

Kurangnya Fokus pada Kebutuhan Pelanggan yang Potensial

Apakah Anda benar-benar tahu apa yang pelanggan potensial Anda butuhkan dan inginkan? Banyak strategi pemasaran yang kenyataannya tidak memiliki pemahaman yang baik tentang apa yang pelanggan mereka butuhkan dan inginkan dari produk Anda. Rahasia untuk menghindari kesalahan umum ini adalah menemukan kebutuhan yang dapat Anda isi, kemudian isi kebutuhan itu lebih baik daripada produk orang lain.

 

Ada pertanyaan atau komentar?

Your email address will not be published. Required fields are marked *