DAPATKAN UPDATE TERBARU SEPUTAR BISNIS & MARKETING MELALUI EMAIL

Fixed Mindset atau Growth Mindset? Saatnya Membentuk Mindset yang Tepat untuk Mencapai Kesuksesan

fixed mindset atau growth mindset

Pernyataan 1 

“Jika saya gagal, maka saya akan gagal.”

Pernyataan 2 

“Semua orang yang mencapai kesuksesan pasti pernah merasakan kegagalan.”

Dari kedua pernyataan di atas, manakah yang selalu Anda ungkapkan ketika menghadapi kegagalan?

Jika diperhatikan kedua pernyataan tersebut merupakan buah hasil dari pemikiran yang berbeda. Dalam hal ini kita kategorikan sebagai mindset atau pola pikir yang terbagi dalam 2 jenis yaitu : Fixed Mindset dan Growth Mindset.

Menurut Carol Dweck, psikolog dari Stanford University, secara ilmiah mindset merupakan salah satu prediktor terbaik sebuah kesuksesan. Artinya kesuksesan seseorang tidak tergantung pada kecerdasan, kreativitas, dan keberanian untuk mengambil resiko, lebih dari itu mindset juga menjadi penentu kesuksesan Anda.

Contoh pernyataan lain…

Fixed Mindset : “Apakah mungkin bisnis ini bisa berhasil? Saya tidak memiliki kemampuan dan pengalaman dalam bidang ini”

Growth Mindset : “Meskipun saya tidak memiliki kemampuan dan pengalaman dalam bisnis ini, saya akan terus belajar dan berusaha agar memiliki kemampuan dan pengalaman sehingga saya bisa berhasil”

Fixed Mindset : “Kegagalan adalah batas akhir kemampuan dan perjalanan saya”

Growth Mindset : “kegagalan adalah peluang untuk bangkit dan bertumbuh”

Fixed Mindset : “Tuh kan hasilnya jelek, saya memang nggak bakat mengerjakan hal ini”

Growth Mindset : “Ko hasilnya bisa jelek? Proses apa yang saya lewatkan? Saya harus cek dan perbaiki lagi”

Ini adalah tentang sikap mental dan pola pikir. Fixed Mindset mereka cenderung menyerah sebelum mencoba, berhenti sebelum berusaha. Sementara Growth Mindset mereka akan mencoba terlebih dahulu, berusaha, dan bekerja keras dalam jangka waktu yang lebih panjang.

 

Ciri-Ciri Growth Mindset dan Fixed Mindset Menurut Carol Dweck

Seseorang yang memiliki Fixed Mindset akan merasa harus terlihat pintar dan dia akan cendurungan untuk :

  • Menghindari tantangan
  • Defensif atau dapat menyerah dengan mudah
  • Memandang usaha sebagai sesuatu yang sia-sia dan tidak penting
  • Mengabaikan semua feedback negatif
  • Merasa terancam oleh kesuksesan orang lain

Dan sebagai akibatnya fixed mindset akan merasa puas lebih awal dan mencapai hasil yang biasa, diluar dari potensi yang dimiliki.

Sementara Growth Mindset memiliki keinginan untuk terus belajar dan dia akan cenderung untuk :

  • Berani menghadapi berbagai tantangan
  • Tidak mudah putus asa dan selalu bertahan dalam menghadapi kemunduran
  • Memandang usaha dan kerja keras sebagai jalan menuju keberhasilan
  • Mempelajari berbagai masukan dan kritikan
  • Menemukan pelajaran dan inspirasi dari keberhasilan dan kesuksesan orang lain

Dan sebagai akibatnya mereka mencapai hasil yang lebih maksimal dan memuaskan serta berpengaruh baik dalam kehidupannya.

Untuk itu kita bisa menyimpulkan bahwa agar kita mampu meraih kesuksesan, yakinlah bahwa Anda dapat berkembang dan bisa melakukan hal yang lebih baik dari sebelumnya, hal inilah yang bisa Anda tanamkan untuk membentuk Growth Mindset.

Sementara itu buang segera berbagai pemikiran yang membuat tidak yakin kepada diri sendiri dalam mencapai kesuksesan dan buang anggapan bahwa kemampuan dan bakat tidak bisa berkembang yang keduanya menjadi akar terbentuknya Fixed Mindset.

Ada pertanyaan atau komentar?

Your email address will not be published. Required fields are marked *