Teknik Follow Up

Ok lanjuuut, sekarang kita masuk ke teknik follow up dan kenapa Anda harus mempelajari teknik ini.

Follow up adalah sebuah tindakan untuk menghubungi berulang-ulang orang yang tertarik dengan produk Anda tetapi belum melakukan transfer pembayaran.

Seringkali calon pembeli menunda untuk melakukan pembayaran, padahal di awal sepertinya sudah terlihat antusias akan membeli produk Anda, tidak sedikit juga dari mereka yang ternyata lupa transfer karena sudah terlalu sibuk dengan urusan sehari-harinya.

Dan parahnya, ketika kita mengerti bagaimana kondisi mereka tapi kita sebagai penjual tidak melakukan apa-apa, bahkan seringkali saya temui cara penjual melakukan follow up dengan cara yang salah.

Ada hasil riset menarik dari Hubspot mengenai Follow Up, yaitu :

80% pembelian membutuhkan 5x follow up, tapi 44% pebisnis online berhenti saat penawaran pertama.

Mungkin Anda pernah melakukan follow up dengan cara seperti ini :

  • Sist, jadi order ga ?
  • Kak, sudah transfer ?
  • Say, jadi order ga sih, katanya mau transfer hari ini ?!

Jujur saya pernah melakukan follow up dengan cara diatas, setelah mempelajari teknik follow up, ternyata apa yang saya lakukan tersebut ternyata sebuah KESALAHAN FATAL. Karena pertanyaan diatas, terkesan seperti mengejar-ngejar dan membuat risih calon pembeli. Memang sih sebagai penjual kita harus mengejar sampai mereka melakukan transfer, tapi kita juga harus belajar menempatkan diri kita jika menjadi calon pembeli.

Banyak penjual yang melakukan kesalahan dalam melakukan follow up, karena mereka salah mengajukan pertanyaan, misal :

  • Sist, jadi beli beli dalemannya ga ?
    Dijawab : Enggak jadi !
  • Kak, jadi beli sepatunya enggak ?
    Dijawab : Nanti dulu yaa …

Itupun masih mending dijawab, kadang hanya dibaca aja dan ga memberikan respon apa-apa. Penjualnya BAPER dan merasa di PHP, setelah itu kapok & ga mau jualan online lagi. Hahaha

TIPS :

Dalam melakukan follow up, Anda hanya perlu mengajukan pertanyaan pilihan, dimana jawabannya pasti dijawab “YA” atau bisa juga pilihan jawaban yang Anda sediakan.

Contoh :

  • Kak, orderan kemarin mau dikirim pakai JNE atau POS ?
    Dijawab : JNE aja deh …
  • Kak, orderannya sudah kami packing, mau dikirim siang ini atau nanti sore ?
    Dijawab : Siang aja ya, pas saya istirahat makan siang …
  • Say, orderan tadi mau ditransfer ke rek BCA atau Mandiri ?
    Dijawab : BCA aja deh say …

Ok, demikian materi tentang Follow Up yang bisa saya jelaskan. Semoga materi ini bisa memberikan sedikit gambaran untuk Anda dalam berjualan online.


KEMBALI KE SEMUA MATERI